Hujan Lebat di Magetan Mengakibatkan 2 Orang Hilang Terseret Arus

HUJAN LEBAT DI MAGETAN 2 ORANG HILANG TERSERET ARUS – Curah hujan yang sangat lebat terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang mengakibatkan 2 orang hilang akibat terseret arus banjir.

Hujan Lebat di Magetan Mengakibatkan 2 Orang Hilang Terseret Arus

_________________________________________

Banjir Karna Hujan Lebat

Banjir karna hujan lebat terjadi tepatnya di Desa Ringinagung, Kecamatan Kota Magetan, Kamis (16/11/2017) sore hari.

2 orang tersebut yakni Fabustam Abu Umar (16 tahun) warga RT 1/RW 4 pelajar kelas 2 SMAN 3 Magetan dan Arega Rafasta (11 tahun) siswa kelas SDN Ringinagung warga RT 4/RW 4.

Diketahui bahwa kedua orang tersebut terseret arus saat sedang bermain banjir di jalan depan Kantor Dinas Pendidikan Jalan Karyadarma.

“Kalau hujan biasanya anak-anak main hujan. Kebetulan hujan deras, air banjir dari atas pertama Rega yang terbawa arus. Bustam ingin nenolong malah ikut terbawa arus,” jelas Tutik, perangkat Desa Ringinagung.

Kondisi itu malah digunakan anak-anak melakukan kegiatan bermain di lokasi banjir genang. Tak berapa lama kemudian dilaporkan dua korban terseret arus deras dan masuk ke gorong-gorong saluran air sekitar pukul 15.40 WIB.

Tutik menuturkan bahwa Bustam sebelum terseret oleh banjir, korban sempat membantu mengatur arus lalu lintas di jalan diwaktu hujan-hujan.

Baca Juga: Pengertian Renang, Sejarah, Manfaat, Materi, Teknik Dasar, Macam-macam Gaya, dan Resiko

 

Tanah Longsor

Selain banjir yang melanda, disertai juga adanya tanah longsor melanda Desa Ringinagung yang merusak 1 rumah warga. Rumah yang terkena longsor merupakan milik Siti Uisyah (47 tahun) di RT 3/RW 3. Tanah longsoran menimpa dapur dan saat kejadian tersebut, rumah dalam keadaan kososng.

“Selain banjir longsor hanya 1 rumah kerusakan dapurnya. Saat kejadian rumah kosong karena pemilik sedang bekerja di toko jahit,” ungkap Tutik.

 

Jenazah Korban Banjir Bandang

Jenazah Korban Banjir Bandang“Satu korban tewas yang ditemukan atas nama Arega Rafasta (11), warga Desa Ringinagung. Sementara satu pelajar yang masih hilang bernama Fabustam Abu Amar (16) tetangga korban pertama,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, Kamis (16/11/2017) malam.

Salah satu tubuh korban banjir bandang yaitu Rega (11 tahun) telah ditemukan. Tubuh Rega ditemukan jauh sekitar kurang lebih 1 kilo meter dari lokasi kejadian dan dalam keadaan meninggal.

Jenazah korban ditemukan oleh Tim SAR sekitar pukul 20.00 WIB setelah proses pencarian sekitar 6 jam.

“Korban baru satu di temukan dan pencarian kami hentikan karena sudah malam. Besok pagi dilanjutkan pukul 07.00 WIB,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra, Kamis (16/11/2017).

Jenazah korban telah di bawa ke RSUD Dr Sayidiman Magetan untuk di lakukan autopsi. Menurut rencana jenazah Rega akan dimakamkan besok Jum’at (17/11/2017) di tempat pemakaman umum desa setempat.

“Pemakaman baru besok, karena masih akan persiapan tempat pemakaman,” jelas perangkat Desa Ringinagung, Tutik.

Baca Juga: Pengertian Demokrasi, Sejarah, Macam-macam, Prinsip-prinsip, Ciri-ciri, dan Asas Pokok

 

Lanjutkan Pencarian Korban Banjir

Lanjutkan Pencarian Korban Banjir

Pencarian dimulai dari lokasi kejadian jum’at pagi (17/11/2017) tepatnya di selokan depan Dinas Pendidikan Janan Karya Dharma, Sungai Gandong hingga batas yang belum ditentukan. BPBD Magetan juga berkoordinasi dengan BPBD Ngawi, jika ada kemungkinan korban terbawa arus hingga wilayahnya.

Ferry Yoga Saputra Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengatakan, upaya BPBD  untuk mempermudah pencarian korban terpaksa menurunkan satu unit alat berat untuk membongkar gorong-gorong.

“Korban yang belum diketemukan bernama Fabustam Abu Amar (16) , dia merupakan siswa kelas 2 SMAN 1 Magetan warga Desa Ringinagung, Kecamatan.Kabupaten Magetan, sementara yang sudah ditemukan adalah Arega Rafasta Difa (11), rabu, (16/11/2017) di depan balai desa Ringinagung,”katanya.

Masih kata Ferry, tim SAR terus melakukan penyisiran di gorong-gorong dimana awal korban terseret arus .”Sementara alat berat ini untukmempermudah pencarian korban,”jelas Ferry.

Upaya pencrian tidak hanya dilakukan di gorong-gorong akan tetapi juga dilakukan pencarian di sungai gandong dimana ari tersebut mengalir di sungai Gandong.

Dalam pencarian petugas menemukan baju seragam SMA 3 warna hijau motif kotak-kotak yang diduga milik korban yang terpeleset arus.”Sesuai informasi memang korban saat itu sedang memakai seragam sekolah,”ucapnya.

“Untuk mempercepat proses pencarian, pihak kami membagi 3 kelompok untuk penyisirian di sungai sungai gandong,”terangnya.

Sementara itu, setelah melakukan penelusuran di gorong gorong tidak membuahkan hasil,  upaya pencarian di alihkan ke sungai kali gandong Magetan.”Hingga jumat sore ini, tim SAR belum berhasil menemukan korban,  karena kondisi sudah sore  pencarian akan di lanjutkan besok,”pungkasnya.Ratno.

 

Berita Update Terakhir

Ijin melaporkan kejadian Laka Air dapat kami sampaikan sebagai berikut :
Waktu Kejadian: Kamis, 16/11 Sekitar pukul 15.40wib

Waktu Update Ditemukan Korban Laka kedua: Minggu (19/11) sekitar pukul 10.40wib
Lokasi: Jl. Karya Dharma, Desa Ringinangung, Kec. Magetan, Kab. Magetan Jatim

Korban Laka:

  1. Arega Rafasta FIFA, 11 th, pelajar, alamat Ds. Ringinagung Rt 04/04, Kec./Kab. Magetan
  2. Fabustam Abu Amar, 16 th, pelajar, alamat Ds Ringinagung Rt. 01/04, Kec. /Kab. Magetan

Kronologis Kejadian : Terjadi hujan deras di wilayah kabupaten magetan, kamis (16/11) sejak pukul 12.10 wib mengakibatkan luapan terjadi di hampir seluruh jalan protokol digunakan anak-anak melakukan kegiatan bermain di lokasi banjir genang, sekitar pukul 15.40wib terjadi 2 anak terseret arus deras dan masuk gorong-gorong.

Langkah penanganan : Anggota BPBD, Polsek Magetan, Koramil Magetan, Basarnas Pos SAR Trenggalek, PU PR, dan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian mulai dari Titik Korban Menghilang s/d sejauh 20km lepas sungai gandong, dan dapat dilaporkan sebagai berikut :

KORBAN PERTAMA DAN KEDUA DITEMUKAN :

  1. Korban pertama an. Arega Rafasta(11th) langsung diketemukan pada hari itu juga Kamis (16/11) pukul 16.20wib oleh BPBD, Polsek Magetan, Koramil Magetan dan Masyarakat kemudian dibawa menggunakan mobil Polsek utk dilakukan visum di RSUD Syaidiman.
  2. Korban ke dua diketahui hari Minggu (19/11) sekitar pukul 10.35wib oleh Warga yang akan Mancing memancing ikan an. Manurul Hidayat, Agus dan slamet warga karangrejo, kawedanan dan baru dapat diangkat oleh TIM SAR Gabungan, TNI, Polri sekitar pukul 10.55wib dan kemudian dibawa menggunakan ambulance PMI ke RSUD Syaidiman untuk dilakukan Visum.
  3. Kapolsek Magetan Kota AKP. M Munir rilis hasil visum kepada masyarakat hari Minggu (19/11) pukul 12.40wib dari hasil Visum dan Pengakuan Keluarga korban meyakini korban an. FABUSTAM (16th) yang dinyatakan hilang 4 hari lalu.
  4. Ops SAR Laka Air ditutup di Posko Balaidesa Ringin agung, kec/kab. Magetan pukul 16.00wib
    DUMM

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan – Jatim
FERY YOGA SAPUTRA

Sumber : kompas.com / daerah.sindonews.com / suarakumandang.com

Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian/Karakter Manusia serta 9 Cara Untuk Mengetahuinya

Yakin Gak Mau Komen?

%d blogger menyukai ini: